Jika Anda sedang check out barang yang dibeli secara daring, tentu ada beberapa opsi jenis ekspedisi yang bisa dipilih. Dua jenis pengiriman barang yang paling populer adalah kargo dan reguler. Dua layanan ini pada dasarnya bertujuan sama yakni memindahkan sesuatu dari satu titik ke titik lainnya. Namun, ternyata, ada sejumlah perbedaan kargo dan reguler yang membuat keputusan Anda perlu ditinjau ulang akan menggunakan layanan yang mana.
Perbedaan yang paling signifikan antara pengiriman kargo dan reguler adalah pada teknisnya. Perbedaan ini yang akan membuat orang yang salah memilih layanan akan membuat barang terlalu lama sampai ataupun biayanya jadi membengkak.
Melalui artikel ini, kami akan membahas secara lengkap perbedaan dari layanan kargo dan reguler. Sehingga, nantinya Anda tidak salah memilih jenis layanan yang tepat untuk pengiriman barang Anda.
Perbedaan antara Pengiriman Kargo dan Reguler secara Lengkap

Berikut telah kami rangkumkan informasi mengenai perbedaan antara pengiriman kargo dan reguler yang perlu Anda pahami sebelum memilih salah satunya:
1. Konsep Dasar
Perbedaan yang pertama ada pada konsep dasar keduanya. Nah, pengiriman reguler ini merupakan layanan kirim barang standar yang digunakan umumnya pada barang yang memiliki volume relatif kecil dan menengah.
Layanan ini mengandalkan jalur darat maupun udara. Biasanya, penggunaan akses ini tergantung dari pilihan paket seperti kilat, reguler, ataupun ekspres. Pengiriman reguler lebih cocok untuk barang yang tidak terlalu berat dan bagi orang yang ingin layanan dengan kenyamanan dan kecepatan yang lebih tinggi.
Sedangkan pengiriman kargo lebih fokus pada pengiriman barang dengan kapasitas yang besar dan jumlahnya banyak. Sehingga, layanan ini memang tidak dibuat untuk barang dengan ukuran yang kecil, Kargo lebih cocok digunakan untuk distributor, perusahaan, dan event organizer. Artinya, sistem ini memprioritaskan efisiensi berat dan volume, bukan pada kecepatan.
2. Berat dan Volume Pengiriman

Hal yang paling penting antara perbedaan berat dan volume pengiriman kargo dan reguler ada pada batas berat yang dapat diterima. Pengiriman reguler memiliki batas maksimal yang relatif lebih kecil. Umumnya, antara 20 sampai 50 kg per paket (tergantung kebijakan ekspedisi).
Untuk layanan kargo sendiri mengandalkan berat yang besar untuk core bisnisnya. Beratnya juga cukup beragam. Mulai dari ratusan sampai ribuan kg. Uniknya, semakin meningkat berat paketnya, maka harga per kg akan jadi semakin murah.
Selain dari aspek berat, volume barang juga sangat berpengaruh. Pada layanan reguler, biasanya, barang yang besar tetapi ringan akan dihitung menjadi volumetric weight. Sehingga, akan membuat biaya jadi meningkat jauh lebih tinggi.
Pada layanan kargo justru perhitungan volume lebih longgar. Sebab, pengangkutan menggunakan transportasi besar seperti kapal, truk, maupun pesawat kargo dengan kapasitas yang sangat besar. Jadi, sangat realistis jika Anda memilih layanan kargo untuk barang yang besar meskipun bobotnya ringan.
3. Biaya Pengiriman
Sebenarnya, dua layanan tersebut memiliki target sendiri-sendiri. Untuk barang dengan bobot yang berat dan volumenya besar, maka layanan reguler tidak direkomendasikan. Layanan reguler lebih direkomendasikan untuk pengiriman yang butuh kecepatan dan kenyamanan. Jika Anda mengirim barang kecil, reguler sangat ekonomis dan praktis.
Akan tetapi, jika barang mencapai berat tertentu, maka biaya layanan reguler akan melesat sangat jauh. Maka dari itu, kargo lebih masuk akan karena harga per kg jauh lebih murah. Bahkan, semakin meningkat beratnya, maka tarifnya juga akan turun. Layanan ini sangat cocok untuk pengiriman alat elektronik besar, barang besar, barang pindahan rumah, serta stok dagangan yang besar.
Namun, yang perlu Anda perhatikan adalah ada ekspedisi yang mensyaratkan minimal berat pada jenis layanan kargo. Ada yang mematok 10 kg sampai 100 kg. Apabila barangnya terlalu kecil, maka biaya kargo juga kurang masuk akal.
4. Kecepatan Pengiriman

Secara kecepatan, tentu saja reguler pemenangnya. Layanan ini memiliki jalur yang lebih terorganisir karena ada sistem jadwal harian, pengiriman yang langsung ke tujuan kota, serta ada layanan yang bisa sampai ke tujuan hanya dalam 1 sampai 2 hari saja. Reguler lebih cocok untuk konsumen yang ingin barangnya tiba dengan cepat dan tidak banyak menunggu.
Sedangkan kargo tidak fokus pada kecepatan melainkan pada muatannya. Proses konsolidasi diperlukan pada layanan ini yakni menggabungkan barang dari banyak pengirim sampai terbentuk muatan yang besar sebelum diberangkatkan. Sehingga, prosesnya cukup lama dan membutuhkan waktu tunggu sampai beberapa hari.
Jalur kargo sendiri tidak memakai rute yang tercepat, melainkan melewati berbagai titik transit tertentu, terlebih untuk moda laut dan darat dengan jarak yang cukup panjang. Sehingga, kargo kerap memakan waktu yang panjang, bahkan bisa mencapai 14 hari.
5. Penanganan Barang
Dalam hal penanganan barang, layanan reguler lebih halus, sebab, paket akan ditangani satu per satu. Baik pada proses tracking, sortir, dan pengiriman ke alamat. Pastinya, paket akan memperoleh perhatian yang lebih individual meski pada skala industri logistik yang besar.
Sedangkan jenis barang yang dibawa truk kargo diperlakukan sebagai muatan massal dan pergerakan barang akan dilakukan secara berkelompok. Jadi, risiko tumpukan, gesekan, dan benturan cukup tinggi.
Sebelum mengirim barang, pastikan Anda mengecek terlebih dahulu layanan mana yang lebih cocok untuk barang tersebut ya. Sehingga, nantinya Anda tidak boncos perihal biaya. Selain itu, waktu pengirimannya juga sesuai dengan kebutuhan.
Nah, jika Anda membutuhkan pengiriman barang yang lebih besar dan pribadi, maka bisa juga menggunakan layanan dari Kabul Transport. Di sini, ada berbagai armada yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan termasuk sewa truk box Surabaya. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, Anda dapat menghubungi narahubung kami melalui ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!
